Beberapa Tanda-Tanda Kehamilan

kandungan bayiMaha Besar Alloh yang telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Hadirnya seorang buah hati dalam keluarga merupakan saat yang sangat dinantikan oleh setiap pasangan yang menginginkan dirinya memiliki seorang buah hati dambaan keluaga (family hoping). Keluarga terasa semakin lengkap dengan kehadiran sang buah hati.
Terjadinya kehamilan menandakan bahwa pasangan suami isteri memiliki tingkat kesuburan yang baik dan hal ini menandakan bahwa mereka tidak memiliki masalah kesehatan yang berarti.

Adanya tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms), tentunya akan membuat kegembiraan dalam hati mereka. Namun ada kalanya, pasangan suami isteri tersebut belum mengetahui secara betul mengenai tanda-tanda kehamilan ini. Dari banyak kasus terjadi bahwa tanda-tanda kehamilan biasanya mirip dengan tanda-tanda akan datang menstruasi. Ketidaktahuan mengenai hal ini juga menyebabkan beberapa kasus terjadinya keguguran (miscarriage).


Ketidaktahuan akan tanda-tanda kehamilan dapat mengakibatkan persiapan yang matang menyongsong kehamilan menjadi terabaikan. Banyak pasutri menilai bahwa tanda-tanda kehamilan hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu dari terlambatnya datang menstruasi. Memang betul, salah satu tanda-tanda kehamilan ini adalah terlambatnya menstruasi. Namun, terlambat menstruasi ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, pola makan, stress, kecapaian, adanya gangguan hormonal, dan lain-lain.
Sekarang, untuk lebih memastikan lagi, selain terlambatnya menstruasi, cermati pula tanda-tanda kehamilan yang lain, yaitu:

Tidak Haid atau menstruasi (Amnore)
Ini adalah tanda kehamilan pertama. Jika merasa haid anda terlambat beberapa hari, segeralah melakukan pemeriksaan sendiri atau periksa ke bidan.

Mual (Nausea) dan muntah (Vomitus)
Kebanyakan orang menyebutkan rasa mual dan muntah pada awal kehamilan ini dengan morning sickness. Sebenarnya morning sickness merupakan penamaan yang salah karena pada kenyataanya mual dan muntah bisa terjadi kapan saja, yakni pagi, siang ataupun pada malam hari. Rasa mual dan muntah ini biasanya sulit ditahan, datangnya sesat-sesaat. Bahkan morning sickness terjadi hanya ketika si ibu mencium aroma atau wewangian tertentu.

Sekitar 50% perempuan yang mengalami kehamilan akan memiliki tanda-tanda ini. Pemicunya adalah peningkatan hormon secara tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah hCG (Human chorionic Gonadotrophin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran air kencing. Peningkatan hormon ini akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasikan mengenai hal ini ke bidanr, karena akan mengganggu kehamilan.
Pada masa awal seperti ini, kebanyakan ikhwah hanya sedikit mengalami kenaikan berat badan, namun tidak mempengaruhi perkembangan bayi.

Terjadi perubahan pada payudara
Jika terjadi kehamilan, maka payudara akan membesar. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar pula dan warnanya akan semakin gelap, kadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara. Hal ini dapat diamati tepatnya sekitar tiga pekan setelah pembuahan.
Selain itu terjadi aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk mempersiapkan ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia. Pada minggu ke 12 payudara telah mengandung colostrum.

Munculnya flek atau bercak darah dan kram perut
Flek ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi, sedikit lebih awal di banding datangnya waktu menstruasi dan waktunya lebih pendek daripada menstruasi normal. Flek ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim/ uterus. Munculnya flek merah muda pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.

Selain itu, keluarnya flek biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini, akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

Lebih sering kencing/buang air kecil (Frequent Urination)
Setelah haid terlambat satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Hal ini karena adanya penekanan pada kandung kemih oleh janin yang tumbuh di dalam rahim dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Selama kehamilan, anda membutuhkan cairan yang lebih banyak. Ingat, anda jangan mengurangi asupan atau menahan asupan cairan ke dalam tubuh karena dapat menyebabkan dehidrasi.

Rasa pusing dan sakit kepala (Headaches)
Rasa pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh adanya penyebab pada faktor fisik seperti rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

Rasa lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)
Gejala hamil yang paling umum dalam 8 – 10 minggu pertama adalah rasa lelah dan mengantuk. Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Perut ibu yang semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh ibu. Sedapat mungkin carilah waktu untuk beristirahat. Bagi 90% wanita, kelelahan akan pergi saat usia kehamilan 12 minggu.

Gangguan sembelit
Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil. Hanya harus diingat, bahwa tanda-tanda ini tidaklah sama pada setiap ibu hamil, sifatnya sangat individual. Banyaklah minum air putih, makan makanan yang berserat tinggi seperti sayuran dan buah serta rutin berolahraga.

Sering meludah (hipersalivasi)
Tanda kehamilan ini terjadi dikarenakan pengaruh perubahan hormon estrogen, dan biasanya terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi ini biasanya menghilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua

Naiknya temperatur basal tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu basal tubuh ibu akan meningkat antara 37,2°C sampai dengan 37,8°C. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.
Tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) di atas sifatnya pribadi, tidak semua wanita pada awal kehamilannya mutlak memiliki tanda-tanda di atas, artinya berlakunya tanda kehamilan di atas ada yang memang semua mengalaminya, bervariasi, namun ada pula yang tidak memiliki keluhan apapun.


Artikel Yang Berhubungan:

Tidak ada komentar:

Informasi Umum - Kumpulan Artikel Bebas Baca © 2009 - Bookmarking