Prostitusi PSK indonesia di Geylang Singapore

geylang Road,from google image
Bagi anda yang sering atau pun pernah berkunjung ke negara Singapura, tentu sudah tidak asing lagi dengan tempat yang satu ini. sebagaimana kita ketahui negara yang bertetangga dengan Indonesia ini mempunyai segudang tempat menarik untuk di kunjungi. Sebagai salah satu kota transit dunia, singapura sadar betul akan hal itu. maka tak heran jika anda berkunjung ke sana, anda akan di manjakan dengan berbagai macam kesenangan yang bersifat duniawi dengan mudah di dapatkan. contohnya jika anda orang yang gila belanja dan menyukai merek-merek ternama dunia di sinilah tempatnya, bahkan di bulan-bulan tertentu kita mengenal akan adanya Singapura great sale yang mampu menarik wisatawan asing dari seluruh dunia untuk berkunjung ke negara yang mendapat julukan sebagai negeri singa tersebut.

Di balik kota metropolitan yang hingar bingar dengan segala macam problemanya.ternyata negara ini pun mempunyai kehidupan malam yang cukup menarik. kehidupan yang dapat memberikan kenikmatan sesaat bagi setiap orang yang datang berkunjung. mulai dari tempat karaoke, panti pijat sampai lokalisasi pelacuran.
Geylang adalah salah satu kawasan perumahan padat penduduk. lokasinya terletak di timur sungai Singapura. seiring dengan perkembangan jaman daerah ini kemudian menjadi salah satu tempat prostitusi di negara singapura. Geylang juga merupakan distrik lampu merah di singapura. daerah ini di bagi menjadi dua bagian yaitu utara dan selatan yang di pisahkan dengan Geylang Road.
geylang distrik,from google image
Tak seperti di lokalisasi Saritem atau Dolly, bisnis esek-esek di negara ini memang di legalkan. maka jangan heran para psk nya pun menembus antar lintas negara seperti Philipina, Thailand, Indonesia, China, Jappan dan ada juga yang lokal. dari Indonesia kebanyakaan mereka berasal dari kepri (kepulauan riau) dan Batam yang memang jaraknya sangat dekat dengan singapura. lorong 4,6,8,12,18 biasanya para psk ini mangkal. sedangkan lorong 13 geylang sudah menjadi kawasan pelacuran sejak 1819.

kalau ingat geylang jadi ingat waktu daku tinggal dan pekerja di sana. waktu itu daku bekerja di salah satu kapal penumpang (pesiar) berbendera Bahama. biasanya kalau kapalnya bersandar 1x24 jam,daku dan teman-teman suka jalan-jalan ke kota ini.memang sich hampir tiap hari kapal bersandar di Singapura Cruise Center, tapi cuma 2 atau 3 jam. kalau 2 atau 3 jam daku gak pernah turun ke singapura karena waktunya terbatas. Takut kan begitu lagi belanja-belanja pas mau pulang gak taunya kapalnya dah berlayar lagi, (sayonara kata orang jepang), kan gak lucu.

kalau kapalnya bersandar seharian penuh inilah saat-saat yang nantikan oleh seluruh kru, karena bisa puas seharian penuh berkeliling Singapura tanpa takut kapal berlayar. pokoknya di dalam kapal tuh gak ada orang semuanya pada jalan-jalan dengan berbagai macam tujuan yang berbeda. Daku pribadi mah biasanya makan, jalan-jalan, belanja (kalau ada uang).

Geylang in Singapore, from google image
Bagi lelaki yang sudah beristri maupun yang belum, (teutama hidung belang) kawasan geylang menjadi salah satu solusi terbaik. hanya dengan membayar 50 SGD (Dollar Singapura, masa itu)sudah dapat berkencan dengan wanita idaman (short times) yang kebanyakan berasal dari negara gajah putih (Thailand). gadis cantik dan putih mulus ini di tempatkan dalam ruangan, laksana etalase toko. dan di beri nomor pada tiap perempuan tersebut. jadi pertama-tama, anda lihat-lihat dulu di etalase pajangan, jika berminat tinggal tunjuk no berapa lalu take a way (makanan kali).

Cerita di atas berdasarkan pengalaman pribadi salah seorang (bukan penulis) yang pernah berkunjung dan memakai jasa layanan tersebut. kalau penulis masa itu baru berumur antara 20-21, jadi belum kepikiran yang begituan, maunya jalan-jalan, makan, belanja,  cuci kaki, gosok gigi dan tidur. (masih lugu) love, peace and gaul..


Artikel Yang Berhubungan:

Tidak ada komentar:

Informasi Umum - Kumpulan Artikel Bebas Baca © 2009 - Bookmarking