Teror Bom - Jasa Kiriman Paket Perketat Penerimaan Barang

Maraknya teror bom melalui kiriman paket, menjadikan perusahaan jasa pengiriman memperketat mekanisme setiap menerima pengiriman paket dari calon pelanggannya. Bahkan, jika isi paket dianggap mencurigakan, maka petugas jasa pengiriman tidak segan membuka isi paket terlebih dahulu.
Ini semua kami lakukan demi kenyamanan dan keamanan karyawan perusahaan, selama menjalankan tugas dan kewajibannya," kata Sita Maysitoh, penanggung jawab jasa pengiriman paket barang TIKI Bantul, Senin (21/3).
Menurut dia, pihaknya menerapkan sistem pengamanan berlapis agar tidak kecolongan. "Kami tidak mau kecolongan. Maka, kami sekarang ketat dalam menerima layanan paket," tuturnya.
Paket yang mendapat perhatian penuh dan harus diperiksa sebelum diterima di antaranya kiriman buku, elektronik, dan makanan. Selain itu, pengirim juga harus membubuhkan alamat dan identitas jelas, selain nomor telepon dan isi barang yang akan dikirim.
Sita mengatakan, paket dianggap tidak memenuhi kriteria pengiriman akan dikembalikan. Pemeriksaan berlapis ini juga diterapkan di Kantor TIKI Pusat. "Ada beberapa benda elektronik yang dikembalikan lagi karena dokumennya tidak lengkap, karena kalau di kantor pusat paket diperiksan dengan menggunakan detektor logam dan juga CCTV," sebutnya.
Karena proses pendataan pengirim diperketat, maka dirinya selalu memberikan pemahaman kepada konsumen. Namun, karena kepentingan umum dan keselamatan jiwa orang banyak, maka biasanya para konsumen bisa memahami.
"Selama ini konsumen bisa memahami. Kami memeriksa paket di depan konsumen, sehingga dapat diketahui secara pasti apa isinya," tuturnya.
Kabag Humas Pemkab Bantul Drs Bambang Legowo MSi mengharapkan masyarakat tidak perlu resah dengan teror bom yang banyak terjadi. Namun bila ada benda atau gerak-gerik yang mencurigakan, masyarakat hendaknya segera lapor ke pihak kepolisian.
"Kenali lingkungan dengan baik, jika ada yang berpotensi membuat suasana tidak kondusif, segera lapor polisi," sarannya. (B Sugiharto)


Artikel Yang Berhubungan:

Tidak ada komentar:

Informasi Umum - Kumpulan Artikel Bebas Baca © 2009 - Bookmarking